Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan menjadi sorotan utama saat ribuan wisatawan merayakan liburan Tahun Baru 2026. Dengan tercatatnya lebih dari 113.000 pengunjung pada tanggal 1 Januari, keindahan dan daya tarik taman ini semakin diperkuat sebagai destinasi wisata favorit di ibu kota.
Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, menyebutkan bahwa angka kunjungan tersebut merupakan yang tertinggi dalam periode libur akhir tahun. Selain itu, total pengunjung yang datang dari 23 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 mencapai 408.755 orang, menunjukkan antusiasme masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Bambang mengungkapkan bahwa prediksi sebelumnya untuk hari pertama tahun baru ini berada di kisaran 80.000 hingga 100.000 pengunjung. Namun, kenyataannya jauh melampaui estimasi, menggambarkan tingginya minat masyarakat untuk mengunjungi taman margasatwa di hari tersebut.
Peningkatan Kunjungan yang Signifikan pada Liburan Akhir Tahun
Jumlah pengunjung ke Taman Margasatwa Ragunan mengalami kenaikan tajam menjelang Hari Raya Natal. Pada 23 Desember 2025, taman ini dikunjungi oleh 13.772 orang, disusul dengan 14.707 orang pada hari berikutnya.
Namun lonjakan pengunjung paling signifikan terjadi pada 25 Desember, di mana jumlah pengunjung mencapai 50.933. Angka ini mencerminkan intensitas kunjungan masyarakat yang tinggi di saat bersamaan.
Meskipun ada penurunan pada 26 Desember dengan 27.753 pengunjung, angka tersebut kembali meningkat pada dua hari berikutnya, yakni 48.545 dan 77.497. Puncaknya terjadi pada 1 Januari, saat kunjungan melebihi ekspektasi.
Evaluasi Pengaturan Lalu Lintas di Taman Margasatwa Ragunan
Menanggapi lonjakan pengunjung, manajemen Taman Margasatwa Ragunan akan melakukan evaluasi terkait pengaturan lalu lintas. Ini penting untuk mencegah kemacetan yang terjadi, terutama di pintu masuk utara.
Bambang menyatakan bahwa pihaknya tidak mengalihkan pengunjung ke pintu barat sebagai alternatif, yang membuat situasi menjadi lebih rumit. Oleh karena itu, evaluasi dengan pihak kepolisian akan dilakukan untuk meningkatkan distribusi lalu lintas di masa mendatang.
Taman Margasatwa Ragunan hanya membuka pintu masuk dari dua jalur, yakni Pintu Utara dan Pintu Barat, sementara Pintu Timur dan Selatan difungsikan sebagai jalur keluar. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan yang parah di jalur masuk.
Kondisi Taman dan Satwa yang Menarik
Taman Margasatwa Ragunan ialah lokasi seluas 147 hektare yang diisi oleh lebih dari 2.000 ekor satwa. Selain itu, taman ini juga memiliki lebih dari 20.000 pohon yang memberikan suasana yang asri dan sejuk.
Pengelola taman terus berupaya mengembangkan fasilitas guna menciptakan kebun binatang yang modern. Keberadaan Ragunan bukan hanya menjadi destinasipara wisatawan, tetapi juga sebagai identitas Kota Jakarta yang kaya akan keanekaragaman hayati.
Pemandangan yang tertata rapi dan diimbangi dengan pengembangan lahan yang berkelanjutan menunjukkan pergeseran positif di taman ini. Ragunan terus berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih menarik bagi para pengunjung.
