Senyawa yang terkandung dalam teh hijau seperti L-theanine dan epigallocatechin gallate (EGCG) memiliki efek neuroprotektif yang dapat memperlambat penurunan kognitif. Banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Parkinson dan Alzheimer.
Teh hijau dipandang sebagai salah satu minuman paling sehat di dunia, berkat berbagai manfaat kesehatan yang ditawarkannya. Karena kaya akan antioksidan dan senyawa alami, teh hijau menjadi pilihan ideal untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dari segala macam teh, teh hijau dianggap sebagai salah satu yang paling kaya nutrisi. Banyak orang mulai mengintegrasikan teh hijau ke dalam pola makan mereka untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal.
Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan Mental dan Kognisi
Teh hijau ternyata tidak hanya enak diminum, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan mental. Senyawa dalam teh hijau, terutama L-theanine, dikenal mampu merelaksasi pikiran dan meningkatkan fokus.
Studi menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau dapat meningkatkan kewaspadaan mental tanpa menyebabkan efek samping seperti kegugupan yang sering terjadi karena kafein. Ini membuat teh hijau menjadi pilihan minuman yang ideal bagi mereka yang membutuhkan peningkatan konsentrasi.
Sebagian besar penelitian mendukung klaim bahwa teh hijau dapat memperbaiki fungsi otak. Perbaikan ini berkaitan dengan kandungan senyawa EGCG yang dapat melindungi neuron di otak.
Perbedaan Antara Teh Hijau Tanpa Kafein dan Teh Hijau Biasa
Teh hijau tanpa kafein memiliki proses pembuatan yang berbeda dibandingkan dengan teh hijau biasa. Pemrosesan menggunakan air panas dapat menghilangkan sebagian kafein sambil mempertahankan senyawa bermanfaat lainnya.
Meskipun tanpa kafein, teh hijau tanpa kafein tetap memiliki banyak manfaat kesehatan. Kandungan polifenolnya dapat bervariasi, namun tetap memberikan efek positif bagi kesehatan.
Sementara itu, teh hijau biasa mengandung kafein yang lebih tinggi, yang bisa memberikan dorongan energi. Namun, bagi sebagian orang, kehadiran kafein ini bisa menjadi masalah yang perlu diperhatikan.
Berapa Banyak Teh Hijau Sebaiknya Dikonsumsi Untuk Hasil Optimal?
Penting untuk mengetahui berapa banyak teh hijau yang sebaiknya dikonsumsi untuk mendapatkan manfaat maksimal. Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan agar orang dewasa tidak mengonsumsi lebih dari 400 miligram (mg) kafein per hari.
Satu cangkir teh hijau ukuran 8 ons memiliki sekitar 29 mg kafein, jauh lebih rendah dibandingkan dengan teh hitam yang mengandung sekitar 48 mg kafein. Ini membuat teh hijau menjadi pilihan yang lebih aman bagi mereka yang sensitif terhadap kafein.
Dengan memperhatikan takaran tersebut, Anda bisa menikmati teh hijau setiap hari. Mengkonsumsi 3 hingga 5 cangkir teh hijau sehari dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan tanpa mengkhawatirkan asupan kafein yang berlebihan.
