Kondisi lalu lintas di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengalami gangguan akibat banjir di beberapa ruas jalan. Hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi yang melanda kawasan tersebut sejak akhir pekan lalu, dan mengakibatkan genangan air di titik-titik strategis menuju bandara.
Genangan air tersebut, menurut laporan dari pihak kepolisian setempat, cukup signifikan dan berpotensi mengganggu perjalanan para penumpang. Pihak berwenang juga melakukan langkah-langkah konkret untuk memastikan kelancaran lalu lintas meskipun cuaca tidak mendukung.
Kasat Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengungkapkan bahwa beberapa ruas jalan yang terendam air termasuk di KM 33 Tol Sedyatmo, yang berlokasi di depan hotel Ibis. Di titik ini, genangan air mencapai ketinggian 15 hingga 20 sentimeter, meskipun dua lajur masih dapat digunakan untuk melintas.
Kondisi Cuaca dan Dampaknya Terhadap Lalu Lintas di Bandara
Pemantauan terbaru menunjukkan bahwa hujan deras masih berlanjut di kawasan Tangerang, yang menyebabkan genangan air meluas di beberapa jalan penting menuju bandara. Genangan tersebut bahkan mencapai jalur Soewarna yang mengarah ke Terminal Cargo, sehingga melumpuhkan arus lalu lintas di area tersebut.
Disamping itu, genangan yang terjadi di jalur Perimeter Utara sangat kritis, karena menghalangi kendaraan roda dua dan roda empat sama sekali. Situasi ini membuat pengguna jalan harus mencari alternatif lain untuk mencapai bandara, yang tentunya berpotensi menambah waktu perjalanan.
Tindakan penyelamatan oleh pihak berwenang sangat diperlukan untuk menangani kondisi ini. Dengan rutin melakukan pemantauan, mereka berusaha memastikan agar arus lalu lintas kembali normal secepat mungkin, sehingga penumpang tidak mengalami keterlambatan dalam keberangkatan mereka.
Tindakan Pihak Berwenang Menanggulangi Banjir dan Memastikan Arus Lalu Lintas
Pihak kepolisian, bersama dengan petugas terkait, telah bergerak cepat dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas. Mereka memastikan bahwa kendaraan yang menuju bandara dapat bergerak meskipun dalam keadaan cuaca yang tidak menguntungkan.
Sebagai langkah proaktif, tim melakukan penyedotan air di area genangan, terutama yang berada di depan hotel Ibis. Air yang telah disedot dialirkan ke Kali Dadap, sehingga diharapkan genangan dapat segera surut dan pemulihan lalu lintas dapat dilaksanakan.
Upaya ini tidak hanya berfokus pada pemulihan, tetapi juga bertujuan untuk mencegah kemacetan yang lebih luas. Koordinasi antara pihak kepolisian dan pengelola bandara sangat krusial dalam menjaga kelancaran operasional bandara, terutama di saat darurat seperti ini.
Peringatan dan Saran kepada Pengguna Jalan dan Penumpang
Dalam situasi seperti ini, keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama. Satlantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta menghimbau agar semua pengguna jalan, terutama para calon penumpang, tetap waspada dan mengikuti arahan petugas yang berada di lapangan.
Disarankan juga agar penumpang merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari potensi keterlambatan akibat cuaca yang tidak menentu. Persiapan awal tidak hanya membuat perjalanan lebih nyaman tetapi juga mengurangi stres terkait perjalanan menuju bandara.
Kepolician dan pihak pengelola bandara berkomitmen untuk terus memantau situasi selama cuaca hujan, dan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga keselamatan pengguna jasa transportasi udara. Mereka berharap situasi ini dapat segera pulih agar masyarakat tidak terlalu terganggu oleh cuaca buruk.
