Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Stella Christie, baru-baru ini mengungkapkan mengenai kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dijadwalkan ke Inggris dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut akan berfokus pada diskusi berbobot mengenai pendidikan tinggi dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris.
Stella menjelaskan bahwa dalam kunjungan itu, mereka akan menjajaki peluang kerjasama yang lebih erat dengan institusi-institusi akademik terkemuka. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
“Minggu depan Bapak Presiden akan melakukan kunjungan ke UK,” ujar Stella setelah pertemuan dengan sejumlah akademisi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. “Kami sudah mempersiapkan agenda ini dengan Russell Group Universities,” lanjutnya dengan semangat.
Diskusi dengan Universitas Terkenal di Inggris untuk Meningkatkan Pendidikan Tinggi
Russell Group Universities adalah kelompok dari 24 universitas terkemuka di Inggris yang memiliki reputasi tinggi dalam bidang penelitian dan pendidikan. Stella menekankan bahwa hanya institusi yang paling berkualitas yang akan dilibatkan dalam diskusi tersebut.
“Bapak Presiden ingin fokus berdiskusi dengan universitas papan atas. Kami tidak membawa universitas sembarangan untuk berpartisipasi dalam agenda ini,” tambahnya tegas. Keterlibatan universitas terkemuka ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama pendidikan dan pengetahuan di tingkat internasional.
Satu hal yang menarik dari inisiatif ini adalah adanya kebijakan pemerintah yang memungkinkan perguruan tinggi asing untuk beroperasi di Indonesia. Berdasarkan UU Nomor 12 tahun 2012 dan Permendikbudristek terkait, izin tersebut diberikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di tanah air.
Mengembangkan Kerjasama Internasional dalam Bidang Pendidikan
Sebagaimana dijelaskan oleh Stella, langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mendatangkan universitas asing, tetapi juga untuk menciptakan kerjasama yang saling menguntungkan. Dengan tujuannya yang jelas, pemerintah ingin agar pendidikan tinggi di Indonesia setara dengan standar internasional.
Ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk mendapatkan pengalaman pendidikan yang berstandar global tanpa harus meninggalkan tanah air. Contohnya, Monash University dari Australia telah menjadi pionir dalam hal ini, di mana kampus itu beroperasi di BSD, Tangerang, sejak Oktober 2021.
Adanya kampus asing juga menambah variasi pilihan pendidikan bagi mahasiswa lokal. Ini merupakan langkah strategis untuk memberikan akses yang lebih luas terhadap pendidikan berkualitas.
Perhatian Pemerintah Terhadap Riset dan Inovasi di Indonesia
Stella juga mencatat bahwa Presiden Prabowo menunjukkan perhatian yang besar terhadap perkembangan riset, sains, dan teknologi di Indonesia. Komitmen ini terlihat jelas dalam diskusi yang berlangsung antara Presiden dan para akademisi, termasuk guru besar dan rektor, di Istana Kepresidenan Jakarta.
Menurutnya, pertemuan ini merupakan momentum yang penting dalam mendorong kemajuan iptek tanah air. “Di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo, anggaran untuk kementerian terkait mengalami peningkatan yang signifikan,” tuturnya.
Peningkatan anggaran ini dipandang sebagai langkah positif untuk meningkatkan penelitian dan inovasi, yang pada akhirnya diharapkan dapat menjawab tantangan pembangunan yang dihadapi Indonesia. Dukungan ini penting untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pentingnya Sinergi antara Pemerintah dan Dunia Pendidikan
Sinergi yang erat antara pemerintah dan institusi pendidikan sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Stella mengharapkan kolaborasi ini dapat menghimpun pemikiran terbaik dari berbagai pihak untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat.
Kerjasama ini diharapkan dapat melahirkan kebijakan yang lebih inovatif, yang tidak hanya menguntungkan sektor pendidikan tetapi juga bidang-bidang lain yang berkaitan. Upaya ini mencerminkan keinginan untuk menciptakan sebuah ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Langkah-langkah ini tidak hanya akan dirasakan oleh generasi saat ini, tetapi juga akan memberi dampak positif bagi masa depan pendidikan di Indonesia. Tanpa sinergi yang kuat, perjalanan menuju pendidikan tinggi yang berkualitas akan menjadi semakin menantang.
