Setelah pemakaman Lucky Widja di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada 26 Januari 2026, istri tercintanya, Aleima Sharuna, berbagi cerita tentang kondisi kesehatan suaminya sebelum berpulang. Penyakit yang diderita Lucky bukanlah hal yang biasa dan memerlukan perhatian serius dari keluarga dan tenaga medis.
Aleima menjelaskan bahwa suaminya mengalami penyakit ginjal yang parah dampak dari infeksi TBC. Penyakit ini cukup langka dan membuat Lucky mengalami banyak kesulitan dalam kesehariannya, terutama saat harus mendapatkan perawatan medis intensif.
“Dia terkena TB Ginjal, jadi ini adalah TBC yang merusak fungsi ginjal, bukan paru-paru. Akibatnya, ginjalnya harus menjalani cuci darah dua kali seminggu,” tutur Aleima dengan nada sedih, menggambarkan perjuangan mereka.
Penyakit ini telah menyita waktu dan tenaga Lucky selama setahun terakhir, di mana ia bolak-balik rumah sakit untuk menjalani proses cuci darah. Perjuangan yang menyedihkan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya.
“Memang sudah setahun terakhir dia harus cuci darah secara rutin,” tambahnya, menggambarkan betapa melelahkannya perjuangan yang harus dijalani Lucky.
Perjalanan Berliku Melawan Penyakit Ginjal
Perjuangan Lucky melawan penyakit ginjalnya dimulai ketika ia pertama kali merasakan gejala yang mengganggu. Gejala yang dihadapi Lucky tidak mudah dikenali, sehingga membutuhkan waktu untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Setelah beberapa kali pemeriksaan, akhirnya dokter menemukan bahwa ia terserang tuberkulosis yang berdampak pada ginjalnya. Hal ini menjadi hal yang cukup mengejutkan bagi keluarga, karena biasanya TBC lebih dikenal menyerang paru-paru.
Proses penyembuhannya tidaklah cepat. Rutin menjalani cuci darah adalah salah satu bagian dari terapi untuk membantu mempertahankan fungsi ginjalnya. Di tengah beban penyakit tersebut, Aleima selalu mendampingi suaminya dengan penuh cinta dan kesabaran.
Selama setahun, mereka menjalani banyak hari-hari sulit, namun tetap berusaha optimis. Setiap sesi perawatan di rumah sakit menjadi momen di mana mereka saling menguatkan dan berbagi harapan untuk masa depan yang lebih cerah.
Walaupun penyakit yang diderita Lucky cukup berat, suportif dan kasih sayang dari Aleima sangat membantu menguatkan semangatnya dalam menghadapi hari-hari yang penuh tantangan tersebut.
Pentingnya Kesadaran Terhadap Penyakit TBC Ginjal
Penyakit TBC ginjal adalah salah satu bentuk tuberkulosis yang mungkin kurang dikenal di masyarakat, padahal ia memiliki dampak yang serius seperti yang dialami Lucky. Kesadaran akan penyakit ini sangat penting agar penderita bisa segera mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.
Gejala awal TBC ginjal bisa saja terlihat tidak spesifik, seperti nyeri perut atau gangguan saat berkemih. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan lebih tentang tanda-tanda awalnya agar tindakan medis bisa dilakukan sesegera mungkin.
Penyakit ini tidak hanya menyerang fisik, tetapi juga bisa menyebabkan dampak emosional yang berat bagi pasien dan keluarga. Oleh sebab itu, dukungan moral dan psikologis pun sangat dibutuhkan untuk membantu mereka melalui perjuangan yang berat ini.
Jangan anggap remeh kesehatan ginjal. Jika mengalami gejala atau mempunyai riwayat kesehatan yang mencurigakan, penting untuk segera melakukan pemeriksaan. Mengingat bahwa deteksi dini bisa mengubah prognosis penyakit menjadi lebih baik.
Dengan meningkatnya kesadaran tentang penyakit ini, diharapkan masyarakat bisa lebih peka dan proaktif dalam menjaga kesehatan, serta mencari bantuan medis jika diperlukan.
Peran Keluarga dalam Proses Penyembuhan Penyakit
Dalam kondisi sakit, dukungan dari keluarga menjadi salah satu faktor penentu dalam proses pemulihan. Aleima menjadi sosok yang selalu hadir untuk mendampingi Lucky, memberikan dukungan emosional dan fisik yang sangat penting dalam mengatasi penyakit yang diderita.
Bagi pasien, kehadiran orang terkasih di samping mereka memberikan rasa nyaman dan motivasi untuk terus berjuang. Keluarga berfungsi sebagai sumber kekuatan, di mana mereka saling berbagi dalam suka dan duka.
Proses penyembuhan yang panjang membutuhkan kesabaran dan ketekunan, baik dari pasien maupun pihak keluarga. Aleima menunjukkan komitmennya untuk selalu berada di samping Lucky, menemani setiap sesi perawatan dan menghadapi berbagai kesulitan bersama.
Penting bagi keluarga untuk terlibat aktif dalam proses penyembuhan, tidak hanya secara fisik tetapi juga memiliki pemahaman yang baik tentang kondisi medis yang dihadapi. Pengetahuan ini akan membantu mereka memberikan perawatan yang lebih baik dan lebih efektif.
Sikap positif dan saling mendukung di antara anggota keluarga akan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pemulihan. Hal ini bisa menjadi hal yang krusial dalam mempercepat proses penyembuhan bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit.
